Monthly Archives: August 2021

MASA PANDEMI, WARGA LDII KABUPATEN SITUBONDO TETAP MELAKSANAKAN PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN

Tahun 1442 H ini warga LDII Kabupaten Situbondo menyembelih hewan Qurban sebanyak 24 ekor sapi dan 30 ekor kambing.
Abdul Halim Al-Rosyid, Panitia Qurban DPD LDII Kabupaten Situbondo tahun 2021 menyampaikan bahwa pelaksanaan pemotongan hewan qurban kali ini dilakukan selama 3 hari yaitu mulai tanggal 20 sampai dengan 22 Juli 2021 di 7 (tujuh) lokasi tingkat Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang LDII yang tersebar di Kabupaten Situbondo.
Ir. Arief Fadjar, Ketua DPD LDII Kabupaten Situbondo dalam seremonial Qurban yang dilaksanakan di Masjid Nurul Haq Jalan Anggrek Gg. X Patokan Situbondo pada tanggal 20 juli 2021 menyampaikan bahwa tahun ini jumlah hewan qurban warga LDII Situbondo relatif stabil. Hal merupakan bukti bahwa kesadaran warga dalam melaksanakan ibadah qurban tetap terbina dengan baik seiring dengan pemahaman tentang besarnya pahala yang akan diperoleh bagi orang yang melaksanakan penyembelihan hewan qurban.
Selanjutnya Ir. Arief Fadjar, Ketua DPD LDII Kab Situbondo juga mengungkapkan bahwa praktek penyembelihan hewan qurban merupakan wujud dari ketaqwaan dan kecintaan seorang muslim terhadap Allah Yang Maha Pencipta.
“Pengertian Qurban merupakan manifestasi pendekatan diri seorang hamba kepada Sang Kholiq sehingga pada akhirnya Allah akan mendekat pula kepada orang yang berqurban. Dan kelak di akhirat pahalanya akan dilipatgandakan dalam bentuk surga dan keselamatan dari siksa neraka, sebagaimana Sabda Rosulullah SAW, “Barang siapa yang berqurban dengan senang hati (ikhlas) diiringi niat mencari pahala dari Allah maka qurbannya itu akan menjadi tameng baginya dari siksa api neraka,” (HR. Attabroni).
Praktek penyembelihan hewan qurban juga mengandung aspek sosial Kemasyarakatan, yaitu bahwa dengan melakukan qurban dan membagikan daging sembelihan itu kepada masyarakat maka akan terciptalah pendekatan sosial antar sesama umat manusia.
Kaum muslimin atau masyarakat yang sedang hidup dalam ketidakmampuan akibat pandemi covid-19 yang hingga sekarang belum berakhir, dapat ikut merasakan berkah kebahagiaan sebagaimana yang dirasakan oleh orang yg mampu dan berikutnya Insya Allah akan terciptalah ta’awun (rasa peduli dan saling tolong menolong) dalam masyarakat.
Ibadah Qurban juga merupakan refleksi dari kerelaan seorang hamba untuk mengalirkan potensi yang dimilikinya untuk kemaslahatan bersama sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrohim As dan nabi Ismail As. Kisah itu memberikan uswah bagi kita bahwa dalam kehidupan selalu dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan dalam bentuk kinerja tanpa pamrih demi kepentingan bersama.
Akhirnya dalam menyikapi situasi sekarang ini, kita harus tetap meningkatkan kerukunan, kerjasama yang baik dan saling tolong-menolong untuk bersama-sama dapat keluar dari berbagai krisis yang ada dengan mengedepankan kepentingan orang banyak walaupun harus mengorbankan kepentingan pribadi atau golongan, dengan rasa persaudaraan atau persatuan yang kita bina bersama, semoga melalui sikap ini Allah akan menurunkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada

Share Button